coooLLL

coooLLL

Sabtu, 15 Desember 2012

Sejuta manfaat Kecombrang



Kecombrang mengandung senyawa alkaloid, saponin, tanin, fenolik, flavonoid, triterpenoid, steroid dan glikosida yang berperan sebagai antimikroba dan antioksidan. Antimikroba adalah bahan yang bisa mencegah pertumbuhan bakteri khapang dan khamir pada makanan.Pada bagian bunga kecombrang mengandung minyak atsiri,saponin dan flavoinoida  oleh karena itu bunga kecombrang bisa dimanfaakan sebagai penghilang bau keringat. Pada bagian daunnya mengandung senyawa polyfenol yang tinggi  yang bermanfaat untuk mengobati disentri.  Selain mengandung polyfenol pada bagian daun juga mengandung alkaloid, triterpenoid, flavonoid dan saponin. Vitamin C yang terkandung didalamnya juga bermanfaat sebagai antioksidan untuk mengurangi akumulasi radikal bebas, menetralisir racun dan melindungi penyakit genetik.




Sebuah penelitian yang dilakukan di ITB mengungkapkan bahwa minyak yang diekstrak dari biji maupun kulit mengandung biokerosin yang berwarna merah. Uji laboratorium yang dilakukan bahwa minyak honje lebih cenderung mendekati karakteristik biokerosin yaitu berkarakteristik seperti minyak tanah. Uji perbandinga nyala dilakukan pada lampu cempor yang menggunakan minya honje memiliki mutu bakar lebih baik dari pada minyak tanah. Dengan begitu minyak honje berpotensi menjadi subtitusi atau pengganti minyak tanah.


Manfaat lain dari Honje juga dapat dimanfaatkan sebagai sabun dengan cara mememarkan pelepah daun honje hingga keluar busa yang harum yang langsung dapat digunakan sebagai sabun. Tumbuhan ini juga bisa dimanfaatkan untuk obat penyakit kulit seperti campak. Dari rimpangnya bagi sebagian arang memanfaatkan untuk memperoleh warna kuning. Selain itu pelepah yang menyatu menjadi batang semu pada zaman dulu digunakan sebagai bahan anyam anyaman yaitu setelah diolah  dengan cara pengeringan dan perendaman selama beberapa hari dan berkali kali batang semu juga bisa digunakan untuk bahan dasar kertas yang baik. Selain itu daun dan buahnya yang berwarna kuning setelah ditumbuk biasanya digunakan sebagai racun untuk menangkap ikan.
Ardi Wijanarko

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar